Lodi's Garden di Delhi
Written By: Dr.Dianova Anwar
www.dianovaanwar.blogspot.com Alam ialah karya Allah Swt. Bagi seorang Muslim, alam ialah sebagai salah satu ni’mat dari Allah dan juga sebagai salah satu bukti kebesaranNya.Taman dipakai sebagai daerah ‘memanjakan’ mata dan mempunyai kegunaan untuk berolahraga, berekreasi dengan keluarga bahkan sebagai daerah untuk ‘men-tadabburi’, merenungi ciptaan Allah.Taman dan mata air ialah dua hal yang diulang-ulang penyebutannya dalam Al-Qur’an, diantaranya pada surat Az-Zaariyaat:15,yang artinya,” Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman (syurga) dan mata air”. Dikarenakan taman di-identifikasikan sebagai sebuah daerah yang indah dan menyenangkan di syurga, memperlihatkan inspirasi bagi para penguasa Islam di India untuk membuatnya di sekitar istana-istana mereka.
www.dianovaanwar.blogspot.com Alam ialah karya Allah Swt. Bagi seorang Muslim, alam ialah sebagai salah satu ni’mat dari Allah dan juga sebagai salah satu bukti kebesaranNya.Taman dipakai sebagai daerah ‘memanjakan’ mata dan mempunyai kegunaan untuk berolahraga, berekreasi dengan keluarga bahkan sebagai daerah untuk ‘men-tadabburi’, merenungi ciptaan Allah.Taman dan mata air ialah dua hal yang diulang-ulang penyebutannya dalam Al-Qur’an, diantaranya pada surat Az-Zaariyaat:15,yang artinya,” Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman (syurga) dan mata air”. Dikarenakan taman di-identifikasikan sebagai sebuah daerah yang indah dan menyenangkan di syurga, memperlihatkan inspirasi bagi para penguasa Islam di India untuk membuatnya di sekitar istana-istana mereka.
Pembangunan taman di masa dinasti Islam di India mencapai masa kegemilangannya di zaman pemerintahan dinasti Mughal (1526-1858 M), meskipun sebelumnya sudah banyak terdapat taman, namun masih berbentuk “Taman Kuburan”, artinya kuburan yang dikelilingi oleh taman. Hal ini sanggup kita saksikan pada Lodi’s Garden di Delhi yang dibentuk pada masa periode Lodi (1451-1526 M). Di masa Mughal, taman tidak hanya didampingkan dengan kuburan seorang raja, namun juga dibentuk taman-taman khusus menghiasi istana-istana mereka dengan pemanis bak pancuran atau berdampingan dengan sungai dan saluran alami.Sungguh luar biasa! Diantara kaisar-kaisar Mughal yang sangat populer menyukai taman ialah Akbar,Jahangir dan Shah Jahan. Karya-karya taman semasa pemrintahan mereka sanggup kita saksikan pada Humayun’s Tomb (Kuburan Humayun) di Delhi,Shalimar Garden di Kashmir, dan Taj Mahal di Agra.Humayun’s Tomb dan Taj Mahal ialah bentuk Kuburan yang dikelilingi oleh Taman, sedangkan Shalimar Garden dibentuk untuk menghiasi istana Jahangir di Kashmir (Lih.entri Shalimar Garden). Sehingga pada kurun ke 14, taman yang pada mulanya sudah menjadi hal yang formal di Iran, berimplikasi juga kepada pemerintahan Islam di India.Demikianlah uraian wacana taman pada masa dinasti Islam di India yang merupakan 'penerjemahan' dari Ayat Al-Qur'an dari http://www.dianovaanwar.blogspot.com/ supaya bermanfaat. (Gbr.atas: Shalimar Garden di Kashmir) Artikel terkait: Shalimar Garden

0 Response to "Taman-Taman Dinasti Islam India Merupakan Bentuk “Penerjemahan” Dari Ayat Al-Qur’An"