www.dianovaanwar.blogspot.com Impian sanggup dimaknai dengan keinginan dan harapan-harapan. Dengan impian seseorang akan merasa hidup ini begitu berarti. Dengan impian semangat tidak akan pernah pudar untuk terus dan terus berusaha sambil berdo’a, sehingga impian-impian yang diidam-idamkan sanggup tercapai.Penulis sendiri mempunyai sejumlah impian yang masih belum terwujudkan. Patah semangat? Tentu tidak. Putus asa tidak ada dalam kamus saya….
Menurut penulis pribadi, impian itu terbagi dua, pertama, impian-impian yang hendak diraih di dunia dan yang kedua,impian-impian yang hendak diraih di alam abadi kelak. Kedua jenis impian ini sama-sama harus melewati fase kehidupan di dunia.
Bagi sebagian orang, sanggup jadi ada beberapa impiannya selama di dunia ini yang tidak terwujudkan, namun impian tsb didapatkannya kelak di akhirat. Namun sebagian yang lain telah memperoleh apa yang ia idam-idamkan sewaktu lagi di dunia ini.
Selain berusaha dan berdo’a, iman akan terwujudnya impian-impian itu juga sanggup dijadikan sebagai motivator dan penyemangat. Berprasangka baik kalau impian yang dibutuhkan masih belum terealisasi. Sah-sah saja kalau seseorang mempunyai segudang impian atau lahirnya impian gres sehabis impian usang telah berada ditangan, namanya juga manusia….
Tidaklah benar sepenuhnya kalau seseorang menyamakan impian dengan angan-angan. Angan-angan ialah memimpikan sesuatu yang tidak mungkin akan tercapai. Misalnya saja anda hendak terbang menyerupai halnya seekor burung, padalah sayap tidak ada.Berangan-angan hendak mempunyai rumah dan kendaraan beroda empat mewah, sedangkan anda sendiri berpangku tangan, tidak mempunyai penghasilan atau anda berangan-angan akan memperoleh nilai yang anggun dikala ujian, namun anda tidak berguru secara regular dan sungguh-sungguh.Ini yang namanya angan-angan atau panjang angan-angan.
Adapun impian di alam abadi sudah tentu setiap orang ingin mendapat buku catatan amal dari sebelah kanan, melewati shirath dengan lancar sehingga tidak sempat ‘nyemplung’ ke dalam neraka meskipun hanya dipinggirannya. Impian masuk nirwana dan melihat Allah merupakan puncak dari seluruh dan segala impian…….

0 Response to "Hiduplah Dengan Impian-Impian……!"